Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

ANALISIS VEGETASI (KOMUNITAS TUMBUHAN)

Ø Salah satu masalah dalam ekologi adalah:
a.     menentukan distribusi
b.    menentukan ukuran
c.     menentukan perubahan populasi dalam komunitas suatu habitat atau ekosistem

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hakekat Pembelajaran Kontekstual


Pembelajarn kontekstual (Contextual Teaching and learning) adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari, dengan melibatkan tujuh komponen utama pembelajaran efektif, yakni: konstruktivisme (Constructivism), bertanya (Questioning), menemukan ( Inquiri), masyarakat belajar (Learning Community), pemodelan (Modeling), dan penilaian sebenarnya (Authentic Assessment)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengertian dan Hubungan Antara Tes, Pengukuran, dan Evaluasi


Tes, Pengukuran, dan Evaluasi merupakan tiga istilah yang berbeda namun saling berhubungan. Banyak orang tidak mengetahui secara jelas perbedaan dan hubungan di antara ketiganya, sehingga istilah tersebut sering tidak tepat penggunaannya. Agar jelas berikut ini akan diuraikan perbedaan dan hubungan antara tes, pengukuran, dan evaluasi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PROSES PEMBUATAN PUPUK UREA

Kedengaran amat sederhana bahwa pupuk Urea terbuat dari gas alam, air dan udara. Udara tersedia tidak terbatas sedang gas alam terdapat banyak di Indonesia. Dengan sendirinya bagi Indonesia bukanlah menjadi masalah yang berat untuk dapat memproduksi sendiri pupuk buatan bagi kepentingan pertaniannya. Namun tidaklah sesederhana itu proses pembuatan pupuk Urea yang dibuat di Pabrik Pusri yang dikenal sebagai jenis pupuk tunggal berkadar Nitrogen 46%.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL


Apa yang dimaksud pendekatan pembelajaran kontekstual?
Pendekatan pembelajaran kontekstual (contextual teaching and learning / CTL) adalah konsep pembelajaran yang membantu guru mengaitkan materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa, dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimiliki dengan penerapan dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KOEFISIEN MUAI VOLUM ZAT CAIR

ARTIKEL
KOEFISIEN MUAI VOLUM ZAT CAIR

ABSTRAK
Telah dilakukan percobaan koefisien muai volum zat cair dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan suhu terhadap perubahan volum dan untuk mengetahui nilai koefisien muai volum air, alkohol dan gliserin berdasarkan percobaan. Langkah percobaan yang dilakukan adalah menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan, mengisi penuh tabung erlenmeyer dengan zat cair dan mencatat volumnya, memasang pipa kapiler dan termometer pada erlenmeyer, mencatat suhu zat cair (T1), memanaskan zat cair dan mencatat suhu akhir (T2) serta kenaikan air pada kapiler (h) setiap 2 menit sekali dan mengulangi langkah-langkah tersebut dengan zat cair yang berbeda. Dari hasil percobaan menunjukan bahwa gliserin mengalami muai volum paling cepat dibandingkan alkohol dan air. Perbedaan kecepatan ini dikarenakan perubahan suhu dan massa jenis zat yang berbeda. Pada hasil percoban didapat nilai koefisien masing-masing zat cair yaitu air (0.00057±0.00022)/0C dengan taraf ketelitian sebesar 61,4%, alkohol (0,00218±0,00183)/0C dengan taraf ketelitian sebesar 16,1%, dan glisein (0,00523±0,00076)/0C dengan taraf ketelitian 85,5%. Nilai tersebut tidak sesuai dengan nilai teoroitis koefisien muai volum air yaitu 0,00021/0C, alkohol 0,00080C, dan gliserin 0,0005/0C. Hal ini dikarenakan beberapa faktor antara lain kurang teliti saat menentukan kenaikan zat cair pada pipa kapiler, penutup erlenmeyer yang kurang rapat, dan kompor listrik yang tidak bekerja secara maskimal sehingga panas yang dihasilkan fluktuatif.
kata kunci: koefisein muai volum zat cair
                                                                                                                                                           

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pencairan Es di Bumi

Greenland adalah sebuah pulau yang pada permukaannya terhampar berkilo-kilometer persegi salju atau es. Greenland ini juga merupakan salah satu penyimpan es terbesar di bumi setelah antartika. Menurut riset para ilmuwan, Greenland terkena imbas dari pemanasan global, yaitu mencairnya permukaan es di Greenland. Para ilmuwan memperkirakan jika es di Greenland terus mencair maka permukaan laut akan naik dan dapat membanjiri daerah pesisir pantai. Jika itu terjadi, maka orang-orang yang biasa tinggal di tepi pantai harus mengungsi untuk mendapat rumah baru. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bahaya Emisi Karbondioksida


Salah satu penyebab global warming adalah emisi karbon dioksida yang sangat tinggi. Emisi ini dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil. Menurut struktur kimianya, bahan bakar yang juga disebut hidrokarbon terdiri dari rantai ataom karbon dan hidrogen. Jika hidrokarbon ini dibakar dengan oksigen, maka akan menghasilkan karbondioksida dan uap air. Tetapi jika pembakarannya tidak sempurna maka akan dihasilkan juga karbonmonoksida yang sangat beracun. Asap dari pabrik banyak
mengandung karbondioksida.
http://www.ayocintabumi.110mb.com/gambar/es.jpg
Sumber utama penghasil emisi karbondioksida secara global ada 2 macam. Pertama, pembangkit listrik bertenaga batubara. Pembangkit listrik ini membuang energi 2 kali lipat dari energi yang dihasilkan. Semisal, energi yang digunakan 100 unit, sementara energi yang dihasilkan 35 unit. Maka, energi yang terbuang adalah 65 unit! Setiap 1000 megawatt yang dihasilkan dari pembangkit listrik bertenaga batubara akan mengemisikan 5,6 juta ton karbondioksida per tahun! Kedua, pembakaran kendaraan bermotor. Kendaraan yang mengonsumsi bahan bakar sebanyak 7,8 liter per 100 km dan menempuh jarak 16 ribu km, maka setiap tahunnya akan mengemisikan 3 ton karbondioksida ke udara! Bayangkan jika jumlah kendaraan bermotor di Jakarta lebih dari 4 juta kendaraan! Berapa ton karbondioksida yang masuk ke atmosfer per tahun?
Penting diingat, emisi Gas Rumah Kaca harus dikurangi! Jadi harus dibangun sistem industri dan transportasi yang TIDAK bergantung pada bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara). Kalau perlu, TIDAK menggunakannya SAMA SEKALI! Karena Perubahan Iklim adalah masalah global, penyelesaiannya pun mesti secara internasional. Langkah pertama yang dilakukan adalah pembuatan Kerangka Konvensi untuk Perubahan Iklim (Framework Convention on Climate Change) tahun 1992 di Rio de Janeiro, Brazil, yang ditandatangani oleh 167 negara. Kerangka konvensi ini mengikat secara moral semua negara-negara industri untuk menstabilkan emisi karbondioksida mereka.
Sayangnya, hanya sedikit negara industri yang memenuhi target. Langkah selanjutnya berarti membuat komitmen yang mengikat secara hukum dan memperkuatnya dalam sebuah protokol. Dibuat lah Kyoto Protocol atau Protokol Kyoto. Tujuannya: mengharuskan negara-negara industri menurunkan emisinya secara kolektif sebesar 5,2 persen dari tingkat emisi tahun 1990.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tips Mengurangi Global Warming


Sebenarnya kita tidak memerlukan perubahan yang radikal untuk membantu Bumi ini menjadi lebih bersahabat. Ubahlah beberapa rutinitas yang dapat menurunkan "jejak karbon" Anda. Yang pada akhirnya akan menghemat uang Anda juga. Tetapi yang terpenting adalah kita memberikan anak cucu kita tempat yang lebih baik untuk ditinggali.
Berikut ini adalah tips-tips yang sederhana tetapi sangat bermanfaat jika kita melakukannya secara rutin. Tips-tips untuk mengurangi global warming ini sudah dibagi menjadi beberapa kategori yang dapat memudahkan anda mengingat dalam melaksanakannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jadilah Sahabat Bumi!


Apakah kita pernah tersadar dimanakah kita sekarang ini? Kita sebagai manusia hidup di Bumi mulai dari lahir, kecil, beranjak dewasa, sampai kita meninggal. Kita sangat berhutang budi pada Bumi, planet tempat tinggal kita yang tercinta ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS